CAPACITY
Hello everybody :D
Berjumpa lagi dengan saya Chikita Edrini Marpaung
Long time no see.....
Do you wanna hear my story?? *ceritanya sambil nyanyi lagu Ost.Frozen*
So, today i wanna tell you about.....
Tentang semua perjalananku selama aku menghilang dari blog kesayanganku ini ^^
Life is not easy. Tidak semua paham dan mengerti mungkin. Tapi sebagian lain mungkin sangat sepakat terhadap slogan ini.
So, what about you guys? Do you think so?
For me,
That is really true. But...
Dalam menghadapi kehidupan itu kudu positive thinking, gaes. Karna apa? Karena pada dasarnya kita hidup itu bukan tanpa alasan
Udah tau maksud dan tujuan Penciptamu menghadirkanmu ke dunia ini?
So... Meskipun ga gampang, tapi kan bukan berarti ga bisa dijalanin? Sepakat sodarah-sodarah?
Back to the main topic,
Jadi hari ini ceritanya penulis mau sedikit curhat colongan tentang suka duka skripsi kemarin nih hihi
Hayoooo.... Siapa disini yang lagi merasakan pergumulan yang sama?
Seperti slogan tadi, namanya juga hidup. Kalo gampang terus mah yah ga ada tantangannya atuh? Ya gak? wkwk
Sama mas bro. Penulis juga setres parah saat garap (it means 'membuat') skripsi kemaren. Karna pembimbingnya yah?
Hellowww, jangan jadikan mereka kambing hitam yah gaes.wkwk Kasian juga kalo mereka ga salah apa-apa tapi disalahin mulu sama siswanya sendiri hehe
(abis itu dikeroyokin masa)
Semua tergantung usaha dan kemauan kita kok. Selama kalian rajin dan tekun untuk belajar dari kesalahan yang kalian buat, pasti semua akan berjalan lancar.
Sebenernya pergumulan penulis kemarin saat buat skripsi adalah penulis masih mengemban tugas dan tanggung jawab yang besar di suatu kegiatan lain.
And FYI (for your information) guys. Saat pembuatan skripsi kemarin, penulis juga masih mengambil kerja Part Time sebagai seorang pengajar Komputer di Sekolah Dasar
di sekitar daerah Salatiga dan sekaligus seorang guru les privat (belum profesional) yang ngajar anak SMP kelas 3 . wkwk
"Salah siapa semua diiyain? Ibaratnya panggilan nih, elu belum angkat telfon yang satu, tapi elu udah jawab panggilan telfon yang satunya. Kalo gitu
yah jangan ngeluh lah, jalanin aja."
Celetukkan seorang sahabat yang bener-bener mancing emosi sebenernya.wkwk (karena perumpamaannya nancep amat)
Tapi setelah penulis fikir-fikir dan coba mencari jawaban tersebut di dalam doa, rasanya hal tersebut kurang tepat.
Penulis lebih menganggapnya sebagai suatu tanggung jawab kecil yang perlahan berkembang menjadi tanggung jawab yang berkapasitas sedang. Mengapa demikian?
Karena pada dasarnya penulis merasa senang atas apa yang telah penulis lakukan selama ini. PELAYANAN. Memang menjadi motto utama, sebab jika tidak maka
semua akan berorientasi kepada DUIT.
Penulis merasa bahwa panggilan tersebut nyatanya diberikan kepada penulis untuk menambah kapasitas diri penulis.
Jika sebelumnya kamu belum pernah sesibuk dan berfikir sesulit ini, Ia mengatakan bahwa sesungguhnya ini adalah
waktu yang tepat untuk AKU menambah kapasitasmu sebagai seorang CHIKITA.
Pernakah kalian berfikir untuk menyerah? Menganggap bahwa semua ini terlalu sulit untuk dijalani? Bahwa seolah dunia tidak pernah beripihak padamu?
Mungkin saat ini hal tersebut terlihat terlalu berat. Air mata sudah tak terhitung untuk menggambarkan kesulitanmu.
Tapi, yang harus kita lakukan hanyalah PERCAYA. Percaya bahwa yang diberikan padamu saat ini adalah sesuatu yang akan menambah kapasitas dirimu
di masa mendatang. Ingat ada ayat berkata "Setialah pada perkara-perkara kecil". YAPSS...
Jangan pernah menyerah saat dikasih perkara yang kecil yah gaes, apalagi yang udah dipercayain perkara yang besar.
Ini saatnya untuk kamu berinovasi, how to solved your problem ;)
Eits.. jangan cuma andelin otak dan diri sendiri yah. Tapi libatin Dia untuk selalu tau apa yang harus kamu lakukan
Dan aku cuma mau sekedar sharing sedikit. Terkadang Tuhan menghadirkan seseorang dan orang-orang yang mungkin akan merubah jalan berfikirmu.
Jujur penulis juga menjadi orang yang seperti saat ini dengan kehendak Tuhan yang menghadirkan orang-orang tersebut kedalam kehidupan penulis.
Terlalu banyak mujizat yang Ia berikan, bahkan mungkin kita sampai tidak mengerti harus bersyukur seperti apa.
Penulis dapat meyelesaikan Resolusi tahun 2017 dengan hampir sempurna, dan itu hanya dengan kehendak DIA.
Di tahun ini, penulis pengen kasih tau sama kalian bahwa dalam tiap keputusan yang kalian ambil, berdoalah, bertanyalah dan memintalah pada-Nya
Sebab Dia itu Maha Pendengar, Maha Pengasih dan Maha segalanya. 15 Januari 2018 yang lalu, finally Penulis dapat menyelesaikan tugas akhir penulis
Dan setelah itu tentu pergumulan menjadi jauh lebih berat. Bagaimana harus bertindak selanjutnya? Mau kerja apa kemudian? Emangnya orang hukum
kerjanya apa sih? Udah coba daftar kerja kok tapi belum keterima? Mau S2? Duit darimana?
Sampai ga kehitung yah gimana kekhawatiran kita akan hari esok.
Puji Tuhan seorang lelaki yang sabar dan setia Tuhan hadirkan dalam kehidupan penulis. Dia yang mengajarkan penulis untuk selalu sabar dan setia
juga menanti janjinya Tuhan. "Lakukan yang terbaik, agar tidak ada penyesalan di depannya. Cukup itu." serunya padaku
Dan tidak lupa kedua teman konyol penulis yang sangat sabar menghadapi sikap dan kegalakkan penulis.hihi
Kaka kost yang satu ini juga terlalu baik dan sweet banget sama aku.wkwk Kalian terlalu luar biasa dihadirkan Tuhan ke dalam hidup Penulis ^^
Dan sekarang Tuhan tambahkan lagi 1 keajaban yang tak kuduga sebelumnya. Ia memperbolehkanku untuk mengikuti Tes Seleksi TPA dan TOEFL
untuk beasiswa Universitas Pertahan di Bogor. Mohon doa restunya yah teman-teman dan my beloved family. I love you full all pokoknya. God bless all of you
Berjumpa lagi dengan saya Chikita Edrini Marpaung
Long time no see.....
Do you wanna hear my story?? *ceritanya sambil nyanyi lagu Ost.Frozen*
So, today i wanna tell you about.....
Tentang semua perjalananku selama aku menghilang dari blog kesayanganku ini ^^
Life is not easy. Tidak semua paham dan mengerti mungkin. Tapi sebagian lain mungkin sangat sepakat terhadap slogan ini.
So, what about you guys? Do you think so?
For me,
That is really true. But...
Dalam menghadapi kehidupan itu kudu positive thinking, gaes. Karna apa? Karena pada dasarnya kita hidup itu bukan tanpa alasan
Udah tau maksud dan tujuan Penciptamu menghadirkanmu ke dunia ini?
So... Meskipun ga gampang, tapi kan bukan berarti ga bisa dijalanin? Sepakat sodarah-sodarah?
Back to the main topic,
Jadi hari ini ceritanya penulis mau sedikit curhat colongan tentang suka duka skripsi kemarin nih hihi
Hayoooo.... Siapa disini yang lagi merasakan pergumulan yang sama?
Seperti slogan tadi, namanya juga hidup. Kalo gampang terus mah yah ga ada tantangannya atuh? Ya gak? wkwk
Sama mas bro. Penulis juga setres parah saat garap (it means 'membuat') skripsi kemaren. Karna pembimbingnya yah?
Hellowww, jangan jadikan mereka kambing hitam yah gaes.wkwk Kasian juga kalo mereka ga salah apa-apa tapi disalahin mulu sama siswanya sendiri hehe
(abis itu dikeroyokin masa)
Semua tergantung usaha dan kemauan kita kok. Selama kalian rajin dan tekun untuk belajar dari kesalahan yang kalian buat, pasti semua akan berjalan lancar.
Sebenernya pergumulan penulis kemarin saat buat skripsi adalah penulis masih mengemban tugas dan tanggung jawab yang besar di suatu kegiatan lain.
And FYI (for your information) guys. Saat pembuatan skripsi kemarin, penulis juga masih mengambil kerja Part Time sebagai seorang pengajar Komputer di Sekolah Dasar
di sekitar daerah Salatiga dan sekaligus seorang guru les privat (belum profesional) yang ngajar anak SMP kelas 3 . wkwk
"Salah siapa semua diiyain? Ibaratnya panggilan nih, elu belum angkat telfon yang satu, tapi elu udah jawab panggilan telfon yang satunya. Kalo gitu
yah jangan ngeluh lah, jalanin aja."
Celetukkan seorang sahabat yang bener-bener mancing emosi sebenernya.wkwk (karena perumpamaannya nancep amat)
Tapi setelah penulis fikir-fikir dan coba mencari jawaban tersebut di dalam doa, rasanya hal tersebut kurang tepat.
Penulis lebih menganggapnya sebagai suatu tanggung jawab kecil yang perlahan berkembang menjadi tanggung jawab yang berkapasitas sedang. Mengapa demikian?
Karena pada dasarnya penulis merasa senang atas apa yang telah penulis lakukan selama ini. PELAYANAN. Memang menjadi motto utama, sebab jika tidak maka
semua akan berorientasi kepada DUIT.
Penulis merasa bahwa panggilan tersebut nyatanya diberikan kepada penulis untuk menambah kapasitas diri penulis.
Jika sebelumnya kamu belum pernah sesibuk dan berfikir sesulit ini, Ia mengatakan bahwa sesungguhnya ini adalah
waktu yang tepat untuk AKU menambah kapasitasmu sebagai seorang CHIKITA.
Pernakah kalian berfikir untuk menyerah? Menganggap bahwa semua ini terlalu sulit untuk dijalani? Bahwa seolah dunia tidak pernah beripihak padamu?
Mungkin saat ini hal tersebut terlihat terlalu berat. Air mata sudah tak terhitung untuk menggambarkan kesulitanmu.
Tapi, yang harus kita lakukan hanyalah PERCAYA. Percaya bahwa yang diberikan padamu saat ini adalah sesuatu yang akan menambah kapasitas dirimu
di masa mendatang. Ingat ada ayat berkata "Setialah pada perkara-perkara kecil". YAPSS...
Jangan pernah menyerah saat dikasih perkara yang kecil yah gaes, apalagi yang udah dipercayain perkara yang besar.
Ini saatnya untuk kamu berinovasi, how to solved your problem ;)
Eits.. jangan cuma andelin otak dan diri sendiri yah. Tapi libatin Dia untuk selalu tau apa yang harus kamu lakukan
Dan aku cuma mau sekedar sharing sedikit. Terkadang Tuhan menghadirkan seseorang dan orang-orang yang mungkin akan merubah jalan berfikirmu.
Jujur penulis juga menjadi orang yang seperti saat ini dengan kehendak Tuhan yang menghadirkan orang-orang tersebut kedalam kehidupan penulis.
Terlalu banyak mujizat yang Ia berikan, bahkan mungkin kita sampai tidak mengerti harus bersyukur seperti apa.
Penulis dapat meyelesaikan Resolusi tahun 2017 dengan hampir sempurna, dan itu hanya dengan kehendak DIA.
Di tahun ini, penulis pengen kasih tau sama kalian bahwa dalam tiap keputusan yang kalian ambil, berdoalah, bertanyalah dan memintalah pada-Nya
Sebab Dia itu Maha Pendengar, Maha Pengasih dan Maha segalanya. 15 Januari 2018 yang lalu, finally Penulis dapat menyelesaikan tugas akhir penulis
Dan setelah itu tentu pergumulan menjadi jauh lebih berat. Bagaimana harus bertindak selanjutnya? Mau kerja apa kemudian? Emangnya orang hukum
kerjanya apa sih? Udah coba daftar kerja kok tapi belum keterima? Mau S2? Duit darimana?
Sampai ga kehitung yah gimana kekhawatiran kita akan hari esok.
Puji Tuhan seorang lelaki yang sabar dan setia Tuhan hadirkan dalam kehidupan penulis. Dia yang mengajarkan penulis untuk selalu sabar dan setia
juga menanti janjinya Tuhan. "Lakukan yang terbaik, agar tidak ada penyesalan di depannya. Cukup itu." serunya padaku
Dan tidak lupa kedua teman konyol penulis yang sangat sabar menghadapi sikap dan kegalakkan penulis.hihi
Kaka kost yang satu ini juga terlalu baik dan sweet banget sama aku.wkwk Kalian terlalu luar biasa dihadirkan Tuhan ke dalam hidup Penulis ^^
Dan sekarang Tuhan tambahkan lagi 1 keajaban yang tak kuduga sebelumnya. Ia memperbolehkanku untuk mengikuti Tes Seleksi TPA dan TOEFL
untuk beasiswa Universitas Pertahan di Bogor. Mohon doa restunya yah teman-teman dan my beloved family. I love you full all pokoknya. God bless all of you

Komentar
Posting Komentar