WHO ARE YOU?
Hai hai..
Berjumpa kembali dengan penulis. Ada yang kangen? Ahaha Just intermezzzooo~
Jadi, malam ini penulis mau sharing sedikit tentang introvert dan ekstrovert. Ada yang sudah dengar?
Mungkin beberapa familiar dengan istilah ini, tapi pasti ada juga yang belum mengerti ataupun mendengar istilah ini sebelumnya.
Intinya penulis tidak akan membahas secara harafiah pengertian mengenai ekstrovert dan introvert. Penulis hanya ingin berbagi cerita tentang kehidupan keduanya.
Ada yang senang sekali mengobrol dengan orang lain? Bahagia adalah dengan berbagi cerita kepada orang lain. Senang bertukar fikiran? Senang beradu argumen? Senang menciptakan suasana yang hidup dalam suatu kelompok? Dan mengobrol adalah salah satu caraku mengungkapkan ide-ideku. Yap, kamu adalah seorang ekstrovert.
Atau justru sebaliknya? Aku lebih senang keheningan. Orang tak perlu tau apa yang ada di fikiranku dan perasaanku sekarang. Aku lebih senang menuliskannya dalam kata-kata atau memikirkannya di dalam pemikiranku sendiri. Terkadang aku bingung saat harus mencari topik pembicaraan. Karna tak semua perasaan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Yaps, kamu adalah seorang yang introvert.
Penulis termasuk seorang yang masuk dalam golongan introvert. Senang menulis diary, suka sekali keheningan, bahkan penulis sangat susah untuk diajak bicara dengan orang baru. Tak ada topik pembicaraan yang terekam dalam benak penulis. Yang penulis tau, jika bertemu orang baru, kita hanya perlu menyapanya dan bertanya namanya jika perlu 😂
Sejak SMA tak ada seorangpun yang berkomentar tentang sifat penulis yang seperti ini.
Tapi akhirnya, saat kuliah penulis bertemu banyak orang yang berkomentar tentang sikap penulis yang sedikit menjengkelkan ini 😄
Saat diajak bicara, selalu saja diam. Respon yang dapat diungkapkan hanya Ya, Tidak , Senyuman atau Tawa dari penulis.
Mungkin beberapa ada yang berpendapat, apa salahnya menjadi orang seperti itu?
Memang kepribadian ekstrovert ataupun introvert tak ada yang salah. Kita juga tidak dapat memaksakan orang yang memang pada dasarnya pendiam untuk menjadi aktif seperti kepribadian ekstrovert pada umumnya.
Akan tetapi yang penulis pelajari sejauh ini, semua kembali lagi pada pengalaman hidup serta jati diri masing-masing pribadi. Semua dapat berubah seiring dengan perjalanan hidup. Jangan dipaksakan dan Be Yourself!
Yang penulis sadari saat ini yaitu bahwa mengenal orang baru itu sangat menyenangkan. Kita bisa bertukar fikiran, berbagi pengalaman, dan mendapat banyak pelajaran yang baru hanya dengan membangun komunikasi yang baik dengan mereka.
Walaupun pada awalnya penulis juga kesulitan karna pada dasarnya tidak suka membangun pembicaraan dengan orang lain. Penulis hanya senang menerima pertanyaan untuk dijawab, tapi tak mampu bertanya kembali untuk sekedar memberikan respon 😅
Tapi seiring berjalannya waktu, lambat laun kemampuan tersebut ter-asah. Dan penulis cukup senang dengan perubahan ini.haha
Jadi intinya ekstrovert maupun introvert baik, yang terpenting adalah tidak menghilangkan nilai-nilai dasar etika jika bertingkah laku dan berbicara kepada orang lain 😉
Dan juga perlu diingat, bahwa BERUBAH itu tidak selamanya buruk. Berubah memang bisa menjadi (+) atau (-)
Akan tetapi jangan ragu untuk memulai perubahan yang positif, karna bukan hanya akan berdampak besar pada dirimu sendiri tetapi juga lingkungan di sekitarmu . Right? Wkwkwk
Sekian terima kasih~
by CEM
Komentar
Posting Komentar